Semalaman Ina tidak dapat memejamkan matanya walaupun sekejap.Dia terus saja menggambarkan seorang ahli yang dikenang-kenangnya dalam kalbu.Baru kali itu ibu mangakui kekurangannya yang tidak bersekolah namun nasihat atau buah tutur orang tua itu sangat berarti dan berharga.Ina pun sadar akan tingkah lakunya pada ibunya.Meski ibunya tidak melakukan kekerasan sama sekali.Sungguh sangat beruntung Ina memiliki seorang suami yang sangat percaya padanya.Ina sangat mencintai suaminya itu,cintanya tidak pernah layu meskipun sudah ada dari semenjak ia kecil.
Meskipun Ina mencintai Deni sangat sungguh-sungguh tapi dia sering kali bertindak kasar pada Deni.Pagi hari tiba,deni berangkat ke Semarang tanpa sepengetahuan Ina.Deni kesal karena ia sering sekali dipersalahkan oleh istrinya itu.Setelah Ina tahu deni pergi dari rumah,tak lama kemudian ia mencari keberadaan suaminya itu.Ina pergi kesuatu tempat yaitu rumahnya Deni.Ina pun bertemu dangan seseorang yang telah mengasuh Deni sejak kecil,tanpa sepengetahuan Nyona Eri.Nyonyo Eri adalah orang yang telah mengasuh deni sejak kecil setela ibu kandungnya meninggal dan sampai sekarang deni belum mengetahui bahwa ibu kandungnya telah lama meninggal dunia.Hampir 20 tahun.
Deni tidak mengetahui hal ini.Ina pun langsung bertanya pada Nyonya Eri,”Dimana Deni ?dimana dia,,,,,,,,,?
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar
