dalam sendiriku
aku harus berpura-pura bahwa
kau ada bersamaku
diantara tangis dan rindu
aku selalu menunggu hadirmu
begitu lama tapi ku coba tuk bertahan
tapi sampai kapan…
kau tak pernah hadir
sebenarnya aku tak tahan hidup
dalam kebohongan lagi
ketika sepi dan rindu datang kembali
kedua kalinya aku harus berpura-pura
bahwa kau ada bersamaku
dan lihatlah
aku masih berada disini untukmu
terus menunggu sampai batas waktu tertentu
aku rapuh jiwaku berteriak
tanpa perduli
dimana kau?
masihkah rasa itu tersimpan untukku
andai saja kau hadir
aku tak harus berpura-puara lagi
akankah aku setegar karang di lautan
1 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar

Mampir ikutan baca dari penyuka puisi, salam